Yogyakarta, 5 November 2026 – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., mengunjungi stand Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dalam rangkaian Expo Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) PTKIN III 2026 di halaman Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (4/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agama melihat langsung berbagai potensi dan keunggulan akademik yang diperkenalkan UIN Walisongo. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani, yang merupakan planetarium universitas terbesar di Asia Tenggara.

Kehadiran Planetarium dan Observatorium dalam Expo OASE menjadi momentum untuk memperkenalkan pengembangan ilmu falak dan astronomi di UIN Walisongo. Fasilitas ini tidak hanya mendukung kegiatan akademik dan penelitian, tetapi juga menjadi sarana edukasi sains yang dapat diakses masyarakat luas.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan astronomi di lingkungan PTKIN. Menurutnya, penguasaan sains dan teknologi merupakan bagian penting dalam membangun kembali tradisi keilmuan Islam.

Hal tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikannya dalam pembukaan OASE PTKIN III 2026. Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai agama agar kemajuan sains dan teknologi tetap memiliki landasan moral dan spiritual.

“Makanya dalam Al-Qur’an disebut iqra’ bismi rabbik. Iqra’ adalah cara kerja sains dan teknologi, sedangkan bismi rabbik adalah integrasi dengan agama,” pesannya.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag., menyampaikan bahwa keikutsertaan UIN Walisongo dalam Expo OASE merupakan kesempatan untuk memperkenalkan keunggulan kampus kepada masyarakat luas, khususnya dalam pengembangan ilmu falak, astronomi, dan integrasi keilmuan.

Menurutnya, Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani merupakan salah satu fasilitas strategis UIN Walisongo dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui fasilitas tersebut, pengembangan astronomi tidak hanya berlangsung dalam ranah akademik, tetapi juga diwujudkan melalui edukasi sains yang lebih luas.

Pengembangan ini sejalan dengan semangat Unity of Sciences UIN Walisongo, yakni membangun keterpaduan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

Expo OASE PTKIN III 2026 berlangsung pada 3–7 November 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ruang bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri untuk memperkenalkan hasil riset, inovasi, serta keunggulan masing-masing institusi.

Melalui partisipasi dalam Expo OASE 2026, UIN Walisongo terus memperkenalkan Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi Islam dalam mengembangkan astronomi, memperkuat tradisi keilmuan, dan menghadirkan edukasi sains yang bermanfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *