Semarang, 12 September 2026 — Momentum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 menjadi ruang strategis bagi UIN Walisongo Semarang untuk memperkenalkan integrasi keislaman, sains, dan teknologi kepada masyarakat luas. Melalui stand Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani UIN Walisongo Semarang, berbagai edukasi astronomi dan ilmu falak dihadirkan secara menarik dan interaktif di tengah perhelatan nasional tersebut.
Stand Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo mendapat kunjungan istimewa dari Ibu Menteri Agama RI, Dr. Hj. Helmi Halimatul Udhmah, M.Si., Sabtu (12/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ibu Menteri Agama turut didampingi Hj. Nawal Nur Arafah, M.S.I., Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Kehadiran Ibu Menteri Agama dan Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah menjadi momentum penting bagi UIN Walisongo Semarang untuk memperkenalkan lebih luas peran Planetarium dan Observatorium dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan literasi astronomi dan ilmu falak.

Ibu Menteri Agama tampak antusias menyimak pemaparan mengenai berbagai aktivitas edukasi, observasi, hingga pemanfaatan perangkat astronomi yang dikembangkan oleh Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo.
Dalam kesempatan tersebut, Ihsan Mahendra, staf Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang, memberikan penjelasan mengenai sejumlah perangkat, media, dan alat peraga astronomi yang ditampilkan di stand. Berbagai instrumen tersebut digunakan untuk membantu masyarakat memahami konsep-konsep astronomi secara lebih sederhana, interaktif, dan menyenangkan.
Media simulasi dan peragaan astronomi menjadi salah satu daya tarik bagi para pengunjung. Melalui perangkat tersebut, masyarakat dapat mengenal berbagai fenomena langit, benda-benda angkasa, serta konsep dasar astronomi dan ilmu falak tidak hanya melalui penjelasan teoritis, tetapi juga melalui pengalaman edukatif secara langsung.
Membawa Astronomi ke Tengah Masyarakat
Dr. H. Muh. Arif Royyani, Lc., M.S.I., Kepala Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani UIN Walisongo Semarang, menjelaskan bahwa keikutsertaan Planetarium dalam pameran MTQ Nasional XXXI memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memperkenalkan fasilitas yang dimiliki UIN Walisongo.
Keikutsertaan tersebut diarahkan untuk mendekatkan astronomi dan ilmu falak kepada masyarakat, memperkenalkan berbagai layanan dan program edukasi Planetarium, meningkatkan literasi sains, serta menunjukkan kontribusi UIN Walisongo dalam mengembangkan integrasi antara keislaman, sains, dan teknologi.
Pameran juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai kegiatan Planetarium dan Observatorium, mulai dari pertunjukan planetarium, pengamatan benda langit, edukasi fenomena astronomi, rukyatulhilal, pelatihan, penelitian, hingga program edukasi publik yang selama ini dikembangkan untuk pelajar, mahasiswa, lembaga pendidikan, dan masyarakat umum.
Momentum MTQ Nasional dinilai sangat strategis karena mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran Planetarium dan Observatorium dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan astronomi sekaligus memperkenalkan UIN Walisongo sebagai perguruan tinggi Islam yang memiliki perhatian kuat terhadap pengembangan sains.
Integrasi Ilmu Falak, Astronomi, dan Keislaman
Astronomi dan ilmu falak memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan umat Islam. Berbagai persoalan ibadah dan kehidupan keagamaan bersinggungan langsung dengan kajian astronomi, mulai dari penentuan waktu salat, arah kiblat, awal bulan Hijriah, kalender Islam, hingga pengamatan hilal.
Karena itu, kehadiran edukasi astronomi dalam momentum MTQ Nasional memiliki makna tersendiri. MTQ tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk menunjukkan bagaimana khazanah keislaman dapat berdialog dan berkembang bersama ilmu pengetahuan modern.
Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo terus mendorong pendekatan yang mempertemukan nilai-nilai keislaman dengan sains dalam kerangka pendidikan yang mudah diterima masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa mempelajari langit dan fenomena alam tidak berhenti pada aspek pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kesadaran ilmiah, dan kekaguman terhadap keteraturan alam semesta.
Memperkuat Peran UIN Walisongo dalam Edukasi Publik
Kunjungan Ibu Menteri Agama bersama Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah memberikan semangat tersendiri bagi pengembangan Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo.
Antusiasme terhadap berbagai perangkat dan penjelasan yang disampaikan tim Planetarium menunjukkan bahwa astronomi memiliki daya tarik besar sebagai media pendidikan publik, terutama bagi generasi muda.
Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo selama ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas akademik, tetapi juga dikembangkan sebagai ruang edukasi publik yang terbuka bagi masyarakat.
Melalui pertunjukan planetarium, pengamatan benda langit, kegiatan astronomi populer, penelitian, pelatihan, serta berbagai program pengabdian kepada masyarakat, Planetarium berupaya menghadirkan sains dalam bentuk yang lebih dekat, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Keikutsertaan pada pameran MTQ Nasional XXXI sekaligus menjadi bagian dari komitmen UIN Walisongo untuk membawa ilmu pengetahuan keluar dari ruang-ruang akademik dan hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Kunjungan Ibu Menteri Agama dan Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah diharapkan semakin memperkuat semangat sivitas akademika UIN Walisongo dalam mengembangkan Planetarium dan Observatorium sebagai pusat pendidikan, penelitian, serta edukasi astronomi dan ilmu falak yang unggul dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Momentum MTQ Nasional XXXI pun menjadi ruang penting bagi UIN Walisongo untuk menyampaikan pesan bahwa keislaman dan sains bukanlah dua wilayah yang terpisah, tetapi dapat berjalan beriringan dalam membangun peradaban, memperluas pengetahuan, dan menginspirasi generasi masa depan.
Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang — mengenalkan langit, mendekatkan ilmu, dan menginspirasi generasi masa depan.
