Semarang – Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang kembali melaksanakan kegiatan rutin Rukyatul Hilal Awal Bulan Hijriah dalam rangka pemantauan hilal awal Safar 1448 H. Pengamatan yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026 tersebut berhasil mencatat keberhasilan tim rukyat dalam mengamati hilal dari Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang.

Kegiatan rukyatul hilal diikuti oleh seluruh tim Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang bersama mahasiswa Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo yang sedang mengikuti program Student Mobility di Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo. Turut hadir pula perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam yang ikut menyaksikan secara langsung proses observasi hilal sebagai bentuk penguatan sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam pengembangan ilmu falak.


Berdasarkan hasil hisab, kondisi hilal pada saat Matahari terbenam berada dalam kategori sangat baik untuk dilakukan rukyat. Hilal memiliki ketinggian hakiki 13° 21′ 12″ dan ketinggian mar’i 12° 28′ 21″, dengan elongasi hakiki 14° 33′ 23″. Posisi hilal berada pada azimut 292° 28′ 21″, dengan selisih azimut Bulan–Matahari sebesar 1° 25′ 01″. Hilal diperkirakan tetap berada di atas ufuk selama 53 menit 25 detik setelah Matahari terbenam dan baru terbenam pada pukul 18.31.56 WIB. Sementara itu, fraksi iluminasi (Nurul Hilal) mencapai 1,61%, sehingga secara astronomis sabit Bulan muda telah cukup terang dan memiliki peluang sangat baik untuk diamati menggunakan teleskop maupun dengan mata telanjang apabila kondisi cuaca mendukung.

Berbekal parameter astronomi tersebut, tim rukyat Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo berhasil mengamati hilal awal Safar 1448 H menggunakan teleskop dan instrumen observasi astronomi yang tersedia. Keberhasilan ini menjadi salah satu bentuk implementasi integrasi antara perhitungan hisab dan praktik rukyat yang selama ini dikembangkan di Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo.

Selain menjadi agenda rutin penentuan awal bulan Hijriah, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran lapangan bagi mahasiswa. Melalui program Student Mobility, mahasiswa UNSIQ Wonosobo memperoleh pengalaman langsung dalam memahami proses penentuan awal bulan Hijriah, mulai dari analisis data hisab, persiapan instrumen, teknik observasi, hingga verifikasi hasil rukyat. Pengalaman tersebut diharapkan semakin memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang ilmu falak dan astronomi Islam.

Kehadiran perwakilan organisasi masyarakat Islam dalam kegiatan ini juga menunjukkan semangat kolaborasi dan keterbukaan dalam pengembangan ilmu falak. Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga, maupun organisasi masyarakat untuk meningkatkan literasi astronomi Islam yang berbasis sains.

Kepala Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang, Dr. H. Muh. Arif Royyani, Lc., M.S.I., menyampaikan bahwa kegiatan rukyatul hilal merupakan salah satu agenda strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai observasi astronomi, tetapi juga sebagai sarana pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

> “Rukyatul hilal bukan sekadar kegiatan pengamatan Bulan sabit, tetapi juga menjadi media edukasi yang mempertemukan ilmu falak, astronomi modern, dan syariat Islam dalam satu kesatuan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar secara langsung di lapangan, sementara masyarakat memperoleh pemahaman bahwa penentuan awal bulan Hijriah dilakukan melalui pendekatan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dr. Muh. Arif Royyani.

 

Keberhasilan pengamatan hilal awal Safar 1448 H ini semakin mempertegas peran Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang sebagai pusat unggulan pengembangan ilmu falak, pendidikan astronomi, dan observasi hilal di Indonesia. Melalui kegiatan rutin rukyatul hilal, Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo terus berkomitmen mendukung pengembangan riset, pendidikan, serta kolaborasi nasional dan internasional dalam bidang astronomi Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *